12 Departemen di Negara Republik Kongo yang dibagi jadi Komune – Distrik

1. Unit Bouenza

www.congonline.com12 Departemen di Negara Republik Kongo yang dibagi jadi Komune – Distrik. Bouenza merupakan unit dari Republik Kongo di bagian selatan negeri itu. Berbatasan dengan unit Lékoumou, Niari, serta Pool, serta dengan cara global, Republik Demokratik Kongo. Ibukotanya merupakan Madingou. Kota- kota serta kota besar tercantum Loudima, MouEMENTSzi, Loutété serta Nkayi.

Area Bouenza dipecah jadi satu komune serta 10 area:

  1. Komune
  1. Nkayi Commune serta Madingou( komune)
  1. Distrik
  1. Area Boko- Songho
  1. Area Kayes
  1. Area Kingoué
  1. Area Loudima
  1. Area Madingou
  1. Area Mabombo
  1. Area Mfouati
  1. Area Mouasidezi
  1. Area Tsiaki
  1. Area Yamba

Jumlah masyarakat merupakan 309. 073 pada tahun 2007, serta besar wilayahnya 12. 265, 4 km².

Bouenza mempunyai sebagian pabrik serta tumbuhan menguntungkan. Di antara aktivitas kuncinya merupakan pabrik semen di Loutété, perkebunan tebu di Nkayi, serta ada persediaan tembaga, timbal, serta seng. Daya air diadakan oleh Tanggul Moukou Koulou yang dibentuk di Mindouli. Pertanian mencakup pisang, kelapa sawit, kacang tanah, tembakau, serta kacang- kacangan.

Baca Juga: Konsekuensi Krisis Politik di Kongo

2. Unit Cuvette

Kuvet merupakan unit dari Republik Kongo di bagian tengah negeri itu. Berbatasan dengan département Cuvette- Ouest, Likouala, Plateaux, serta Sangha, serta dengan cara global, Republik Demokratik Kongo. Ibukotanya merupakan Owando. Kota- kota besar serta kecil tercantum Boundji, Makoua serta Okoyo.

Cuvette dipecah jadi satu komune serta 10 area:

  1. Komune Owando
  1. Area Bokoma
  1. Area Boundji
  1. Area Loukoléla
  1. Area Makoua
  1. Area Mbon
  1. Area Mossaka
  1. Kecamatan Ngoko
  1. Area Oyo
  1. Area Tchikapika
  1. Area Tokou

3. Département Cuvette- Ouest

Cuvette- Ouest merupakan unit dari Republik Kongo di bagian barat negeri itu. Berbatasan dengan unit Cuvette serta Sangha, serta Gabon. Ibukotanya merupakan Ewo. Kota- kota penting tercantum Kelle. Cuvette- Ouest Département Cuvette- Ouest, département Republik Kongo Cuvette- Ouest, unit Republik Kongo Negara

Cuvette- Ouest sudah jadi web sebagian wabah virus Ebola.

Cuvette- Ouest dipecah jadi satu komune serta 6 area:

  1. Ewo( Komune)
  1. Area Etoumbi
  1. Area Ewo
  1. Area Kelle
  1. Area Mbama
  1. Area Mbomo
  1. Area Okoyo

4. Unit Kouilou

Kouilou merupakan suatu unit di Republik Kongo. Melingkupi garis tepi laut negeri itu, mempunyai luas 13. 650 km persegi serta pada dini tahun 2007 ditempati dekat 91. 955 orang. Unit ini berbatasan dengan Unit Niari, komune Pointe- Noire, serta dengan cara global, Gabon serta zona Cabinda di Angola. Ibukota wilayah merupakan Hinda. Kota- kota penting tercantum Madingo- Kayes serta Mvouti.

Semenjak 2002 kota Loango sudah jadi bunda kota area Kouilou. Kouilou pula ialah julukan suatu sungai, Sungai Kouilou- Niari.

Kouilou dipecah jadi 6 area:

  1. Area Kakamoeka
  1. Area Madingo- Kayes
  1. Area Mvouti
  1. Area Hinda
  1. Area Nzambi
  1. Area Tchiamba- Nzassi

5. Unit Lékoumou

Lekoumou( bisa pula ditulis selaku Lekumu) merupakan unit dari Republik Kongo di bagian selatan negeri itu. Berbatasan dengan unit Bouenza, Niari, Plateaux, Pool, serta negeri Gabon. Ibukota wilayah merupakan Sibiti. Kota- kota penting tercantum Komono serta Zanaga.

Lékoumou dipecah jadi 4 area: Area Bambama, Kecamatan Komono, Area Sibiti, serta Area Zanaga

6. Brazzaville

Brazzaville, Kongo: Kintamo, Nkuna, Kintambo, Mavula; Teke: Mfwa, Mfoa, Mfa) merupakan ibukota serta kota terbanyak di Republik Kongo( Republik Kongo). Ialah pusat finansial serta administrasi negeri, terdapat di bagian utara Bengawan Kongo, di melintas Kinshasa, bunda kota Republik Demokratik Kongo( Dokter Kongo). Brazzaville

Kintamo, Mfoa Brazzaville, panorama alam dari atas Brazzaville, panorama alam dari atas Brazzaville terdapat di Republik Kongo Brazzaville Brazzaville Denah Republik Kongo membuktikan Brazzaville. Tunjukkan denah Republik Kongo Tunjukkan denah Afrika Tunjukkan seluruh Koordinat: 4° 16′4″ S 15° 17′31″ E Negara

Republik Kongo Area ibu kota

Brazzaville Didirikan 1883 Ditemui oleh Pierre Savorgnan de Brazza Pemerintah

Populasi ibu kota diperkirakan melampaui 1, 8 juta masyarakat, yang terdiri lebih dari sepertiga masyarakat nasional. Dekat 40% bertugas di pekerjaan non- pertanian. Sepanjang Perang Bumi II, Brazzaville pula jadi bunda kota Prancis Leluasa antara 1940 serta 1942.

Pada 2013, Brazzaville diresmikan selaku Kota Nada oleh UNESCO; semenjak itu pula jadi badan Jaringan Kota Inovatif.

Geografi

Brazzaville melingkupi zona yang besar di sisi utara Sungai Kongo, tepat di dasar Pool Malebo. Mbamu, suatu pulau besar di dalam kolam, ialah bagian dari area Republik Kongo.

Brazzaville terletak 506 km( 314 mil) ke banat dari Samudera Atlantik serta dekat 474 km( 295 mil) selatan khatulistiwa. Kota merupakan komune yang terpisah dari wilayah lain di republik; itu dikelilingi oleh Pool Department. Di dekat kota terdapat lapangan besar. Kota ini relatif latar, serta terdapat di ketinggian 317 m( 1. 040 kaki). Di ambang Kongo mempunyai banyak air terjun, yang diketahui selaku Air Turun Livingston, menghindari pelayaran ke asal ke titik ini dari mulutnya di Atlantik.

Kinshasa, bunda kota Republik Demokratik Kongo, terdapat di pinggir selatan Kongo, pas di melintas Brazzaville. Buat melainkan antara 2 negeri Afrika yang mempunyai julukan” Kongo”, Republik Kongo terkadang diucap Kongo- Brazzaville, bukan Kongo- Kinshasa. Kinshasa 5 kali lebih besar dari populasi Brazzaville. Ini merupakan salah satunya tempat di bumi di mana 2 bunda kota negeri bertumbuh di pinggir bengawan yang berhadapan, dalam jarak penglihatan satu serupa lain.

In March 2018, the” Brazzaville Declaration” was signed to promote better management and conservation of the Cuvette Centrale, a region in Congo basin and primarily in DRC. It is the worlds largest tropical peatland, made up of swamp forests. Conservation of this zona is important for the survival of megafauna, and also critical to the worlds climate. Burning the peat would release too much carbon and raise the earths temperature. The declaration to simpan peatlands as the worlds largest terrestrial organic carbon stock was signed by Democratic Republic of Congo, the Republic of Congo, and Indonesia, which also has peatlands.

Sejarah

Brazzaville dibuat oleh kerajaan kolonial Prancis di atas pemukiman asli Bateke yang diucap Ncuna, sepanjang Perampasan Afrika kala negara- negara Eropa membuat area akibat di daratan itu. Pengembara kelahiran Italia, Pierre Savorgnan de Brazza, yang diserahkan kebangsaan Perancis pada tahun 1874, dengan cara sah mendirikan pemukiman itu pada 10 September 1880; itu memeringati namanya.

Raja setempat, Makoko dari Téké, memaraf akad proteksi dengan de Brazza, yang menundukkan tanahnya ke Imperium Perancis. Dari Oktober 1880 sampai Mei 1882, satu golongan kecil gerombolan yang dipandu oleh Sersan Malamine Camara dari Senegal mendiami web itu, buat menghindari supaya tanah tidak jatuh ke tangan Belgia. Gerombolan mereka aktif di bagian selatan bengawan, di mana Raja Leopold II menyuruh Kongo Belgia buat sesuatu rentang waktu selaku kepemilikan individu. Profesi pembangunan rasio besar awal kota diawali 4 tahun setelah itu, kala Prancis bersaing dengan Léopoldville( saat ini Kinshasa) yang dibesarkan oleh kolonialis Belgia di bagian selatan sungai.

The Berlin Conference 1884 ditempatkan kewenangan Prancis atas area ini pada injakan yang sah. Kota ini jadi ibu kota Kongo Prancis pada tahun 1904. Kota ini bersinambung selaku bunda kota kala Afrika Ekuatorial Prancis dibuat pada tahun 1910, selaku aliansi negeri kolonial Perancis: tercantum Gabon, Republik Afrika Tengah, serta Cad sampai tahun 1960. Dari 1910–1915 gedung kota besar dibentuk, tercantum bangunan majelis hukum serta markas besar Banque de lAEF serta Institut Pasteur.

Pada tahun 1934 Kereta Api Kongo- Laut dibuka, mengaitkan Brazzaville dengan dermaga Pointe- Noire Atlantik serta melampaui air terjun di perairan Kongo. Pembangunan rel kereta api menyebabkan kematian lebih dari 17. 000 orang Afrika, serta banyak orang memberontak melawan Prancis pada tahun 1928.

Sepanjang Perang Dunia II Brazzaville serta sisa Afrika Ekuatorial Prancis senantiasa terletak di luar kontrol Perancis Vichy, yang melayani pendudukan Nazi. Kota ini berprofesi selaku ibu kota France Libre dari 1940–1943. Pada tahun 1944, Brazzaville jadi tuan rumah pertemuan kawanan perlawanan Prancis serta perwakilan koloni Prancis di Afrika. Keterangan Brazzaville yang diperoleh menggantikan usaha buat mendeskripsikan kembali ikatan antara Prancis serta koloni Afrika- nya.

Sampai tahun 1960- an, kota ini dibagi jadi bagian Eropa( pusat kota) serta Afrika( Poto- Poto, Bacongo, serta Makélékélé). Pada tahun 1980 itu jadi” komune,” dipisahkan dari Unit Pool sekelilingnya serta dipecah jadi 9″ arondisemen”( borough) di sejauh bentuk administrasi Perancis.

Semenjak akhir era ke- 20, kota ini kerap jadi tempat terbentuknya perang, tercantum bentrokan dalam antara disiden serta gerombolan penguasa. Itu sudah jadi dasar bentrokan antara daya Republik Kongo, Republik Demokratik Kongo( DRC), serta Angola. Sepanjang tahun 1990- an, perang kerabat menyebabkan ribuan kematian masyarakat awam di mari serta memforsir ratusan ribu pengungsi meninggalkan kota.

Baru- baru ini ribuan orang meninggalkan DRC mengarah Brazzaville; gerombolan Perserikatan Bangsa- Bangsa setempat serta penguasa DRC mendakwa kota itu mendeportasi ribuan pengungsi ini.

Pada April 2016, pertempuran terjalin antara polisi serta bagian wajib militer lokal, dengan sekurang- kurangnya 18 orang berpulang.

Pemerintah

Brazzaville, semacam Pointe- Noire, mempunyai status komune( kotamadya) serta unit. Itu diatur oleh badan kota serta badan unit. Walikota merupakan kepala negara badan kota.

Kota ini dipecah jadi 9 arondisemen( borough):

  1. Bacongo
  2. Djiri
  3. Madibou
  4. Makélékélé
  5. Mfilou
  6. Moungali
  7. Ouenzé
  8. Poto- Poto
  9. Talangaï

Baca Juga: Peran Notaris Dalam Pendirian PT UMKM telah di Hilangkan

7. Unit Likouala

Likouala merupakan unit dari Republik Kongo di bagian utara negeri itu. Berbatasan dengan unit Cuvette serta Sangha, serta sebagai global, Republik Demokratik Kongo serta Republik Afrika Tengah. Area ini mempunyai luas 66. 044 km² serta ditaksir jumlah masyarakat nyaris 90. 000. Kota kuncinya merupakan Impfondo. Kota- kota penting tercantum Epena serta Dongou.

Likouala dipecah jadi 3 area: Area Dongou, Area Epena, serta Area Impfondo

Likouala nyaris tertutup oleh hutan telaga yang rimbun serta kerap terhenti air serta amat penuh dengan kolam ikan. Tanahnya berlempung serta berpasir di sebagian tempat. Bagian utara unit itu kepunyaan pegunungan Massif Oubanguien. Lac Tele yang dangkal mempunyai luas 5 kilometer serta wujudnya melingkar.

Demografi

Populasi Likouala berawal dari Utara, Selatan, Timur serta Barat. Orang Pigmi dikira selaku penunggu awal tanah ini. Unit membagi banyak pengungsi Rwanda, Afrika Tengah hari ini serta Kongo- Kinshasa.

Distrik

Unit itu membagi 7 area. Perlengkapan administrasi amat kurang baik serta kekurangan administrator serta personel. Tiap- tiap dari 7 kabupaten itu cocok dengan area bengawan penting di area itu. Area Liranga, Impfondo serta Bétou terdiri dari desa- desa yang terdapat di pinggir kanan bengawan Kongo serta Oubangui. Area Dongou mengakulasi desa- desa di ngarai Motaba. Area Enyellé berkaitan dengan ngarai Libenga serta pertemuannya dengan Oubangui, sampai pinggiran dengan Republik Afrika Tengah. Cekungan Likouala- aux- herbes dipecah oleh area Epena di utara serta Bouanela di selatan.

8. Unit Niari

Niaradalah unit dari Republik Kongo di bagian barat negeri itu. Berbatasan dengan unit Bouenza, Kouilou, serta Lekoumou, serta global, Gabon, yang Republik Demokratik Kongo, serta Cabinda jatah Angola. Ibukota wilayah merupakan Dolisie. Niari

Niadi Unit Niari, unit Republik Kongo Niari, unit Republik Kongo Negara

Niari bagi reorganisasi administrasi tahun 2012 dipecah jadi 13 area serta 2 komune bukan kepunyaan area mana juga:

  • Distrik
  1. Divénié
  2. Kibangou
  3. Kimongo
  4. Kayes
  5. Louvakou
  6. Mbinda
  7. Moungoundou Sud
  8. Moutamba
  9. Mayoko
  10. Banda
  11. Londéla
  12. Moungoundou Nord
  13. Nianga
  14. Yaya
  • Komune; Dolisie serta Mossendjo

9. Unit Plateaux

Plateaux merupakan unit dari Republik Kongo di bagian tengah negeri itu. Berbatasan dengan unit Cuvette, Lékoumou, serta Pool, serta dengan cara global, Republik Demokratik Kongo di timur serta Gabon di barat. Ibukota wilayah merupakan Djambala. Kota- kota penting tercantum Gamboma serta Lekana.

Plateaux dipecah jadi 4 area: Area Abala, Area Djambala, Area Gamboma, serta Area Lekana

10. Unit Pool Pool renang merupakan unit dari Republik Kongo di bagian tenggara negeri itu. Berbatasan dengan unit Bouenza, Lékoumou, serta Plateaux. Dengan cara global, berbatasan dengan Republik Demokratik Kongo. Itu pula mengitari area komune bunda kota nasional, Brazzaville.

Ibukota wilayah merupakan Kinkala. Kota penting termasuk Boko, Kindamba serta Mindouli. Pada dini tahun 2000- an, area Pool merupakan rumah dari makar tingkatan kecil yang dipandu oleh Pasteur Ntumi. 9 puluh persen dari Kabur bermukim di unit ini, serta mereka ialah kebanyakan masyarakat.

Area ini dipanggil Pool Malebo( tadinya Stanley Pool), beberan besar Sungai Kongo di mari.

Area Pool dipecah jadi 6 area:

  1. Area Boko
  2. Area Kindamba
  3. Area Kinkala
  4. Area Mayama
  5. Kecamatan Mindouli
  6. Area Ngabe

11. Unit Sangha

Sangha merupakan unit dari Republik Kongo di bagian utara negeri itu. Berbatasan dengan unit Cuvette, Cuvette- Ouest, serta Likouala, serta dengan cara global, Kamerun, Gabon, serta Republik Afrika Tengah. Ibukotanya merupakan Ouésso. Kota penting termasuk Sembé serta Souanké.

Sangha dipecah jadi satu komune serta 6 area:

Komune Ouésso: Kabo- Distrik Mokéko- Distrik Ngbala- Distrik Pikounda- Distrik Sembé- Distrik Souanké

12. Pointe- Noire

Pointe- Noireadalah kota terbesar kedua di Republik Kongo, sesudah ibu kota Brazzaville, serta unit bebas semenjak 2004. Saat sebelum bertepatan pada ini merupakan bunda kota area Kouilou( saat ini jadi unit terpisah). Kota ini terdapat di tanjung antara Pointe- Noire Bay serta Samudra Atlantik. Pointe- Noire merupakan pusat komersial penting negeri serta mempunyai populasi 715. 334( 2007), bertumbuh jadi lebih dari 1 juta bila semua area kota besar diperhitungkan.

Pointe- Noire merupakan komune yang dipecah jadi 6 area perkotaan( arondisemen):

Kabupaten Patrice Emery Lumumba, area tertua. Ini merupakan pusat administrasi serta menguntungkan.

  1. Mvou- Mvou
  2. Tié- Tié
  3. Area Loandjili
  4. Area Mongo
  5. Pokou
  6. Kecamatan Ngoyo

Sejarah

Julukan Pointe- Noire( Titik Gelap) berawal dari para navigator Portugis yang memandang segumpal batu gelap di tanjung pada tahun 1484. Semenjak dikala itu, Pointe- Noire, yang diucap Ponta Negra, jadi titik referensi bahari, serta setelah itu jadi tempat penangkapan ikan kecil- kecilan. desa diawali pada tahun 1883, sehabis Prancis menandatangani kesepakatan dengan masyarakat setempat, Loangos.

Pada tahun 1910, Afrika Equator Perancis( Afrique Équatoriale française, AEF) dibuat, serta industri Prancis diizinkan buat memanfaatkan Kongo Tengah( Kongo Brazzaville modern). Lekas jadi butuh buat membuat jalan kereta api sepur api yang hendak mengaitkan Brazzaville, akhir pelayaran perairan di Sungai Kongo serta Sungai Ubangui, dengan tepi laut Atlantik. Sebab air terjun membuat tidak bisa jadi buat navigasi di Sungai Kongo melampaui Brazzaville, serta web halte sepur api pantai wajib memperbolehkan pembangunan dermaga laut dalam, pihak berhak memilah web Ponta Negra dari Libreville Semacam yang dicerminkan awal. Pada tahun 1923, diseleksi jadi halte Kereta Api Laut Kongo( CFCO).

Pada tahun 1927, air minum ada di kota yang berpenduduk dekat 3. 000 jiwa ini. Lapangan terbang ini dibentuk pada tahun 1932. Pada tahun 1934, Gubernur Raphael Antonetti meresmikan Sepur Api Laut Kongo. Rumah sakit awal dibentuk pada tahun 1936. Pada tahun yang serupa, Bank of West Africa( BAO) membuka agen pertamanya di kota. Pada tahun 1942, Dermaga Pointe- Noire menyongsong kapal pertamanya, serta menghasilkan kota itu selaku dermaga AEF.

Pada tahun 1950, Pointe- Noire mempunyai 20. 000 masyarakat, serta jadi bunda kota Kongo Tengah, sebaliknya Brazzaville merupakan ibu kota AEF. Pada tahun 1957, Kongo Tengah jadi Republik Kongo, walaupun sedang belum merdeka. Kejadian yang terjalin sepanjang penentuan legislatif 1958 membuat para atasan Uni Demokratik buat Pertahanan Kebutuhan African( Union démocratique pour la défense des intérêts africains, UDDIA) buat memindahkan bunda kota ke Brazzaville, sebab Pointe- Noire terletak di bawah akibat politik bertentangan.

Pointe- Noire lalu bertumbuh, serta jadi kota sangat modern pada tahun 1960, kala Kongo merdeka. Setelah itu, temuan minyak dekat tahun 1980 kembali menarik atensi warga serta pabrik Elf- Aquitaine. Populasinya berkeluk dobel pada tahun 1982, serta menggapai 360. 000 pada tahun 1994.

Perang kerabat pada tahun 1997 serta 1999 menimbulkan masuknya pengungsi dari provinsi sekelilingnya( Lékoumou, Niari, Bonanza, Pool) mengarah Pointe- Noire, menimbulkan populasi bertambah jadi lebih dari 1 juta jiwa.

Baru- baru ini Penguasa sudah menganjurkan pengembangan dermaga pangkal energi curah terkini yang hendak dibentuk di Poin Indienne, 30 km( 19 mil) di sisi utara Dermaga Pointe- Noire. Suatu pertemuan diadakan pada bertepatan pada 18 Desember 2012 dengan beramai- ramai 10 departemen penguasa Kongo serta mengundang industri pertambangan buat mengulas kesempatan pembangunan di era depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Congonline